“Tuhan Nggak Pernah Meninggalkanmu, Percayalah!” Yosua 1:5

Renungan Harian, Rabu 23 Agustus 2017
"Tuhan Nggak Pernah Meninggalkanmu, Percayalah!" Yosua 1:5
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 54; Markus 4; Yesaya 61-62

Aku paling suka memakai perhiasan perak. Aku suka kilauan dari perhiasan-perhiasan ini. Memang dulu sih aku lebih suka memakai emas dan bahkan nggak tertarik sama sekali sama perak. Tapi sekarang aku malah lebih suka memakai perhiasan perak. Antingm, kalung dan gelang-gelangku semua terbuat dari bahan perak.
Aku jadi berpikir gimana ya semua perhiasan ini bisa dibuat dengan bentuk dan ukurannya masing-masing? Melebur perak lebih dulu adalah cara paling mendasar untuk membentuk perhiasan-perhiasan ini.
Aku dibesarkan di lingkungan gereja, aku sering dengar ungkapan ‘refiner’s fire’ (api pemurni, red). Aku bertanya-tanya kenapa dan gimana penerapannya dalam hidupku. Akupun mulai memikirkannya. Karna aku adalah gadis pecinta perak yang suka tampil, aku pun mencari perajin perak dan belajar beberapa hal penting.
Pertama, aku belajar kalau seorang perajin perak nggak menaruh peraknya di api dan membiarkannya di sana dalam waktu yang lama. Karna perak itu bisa rusak dan nggak bisa dipakai lagi. Itu sebabnya, perajin perak selalu memegang perak itu saat membakarnya dan nggak meninggalkannya di atas tungku.
Dalam Yosua 1:5 Tuhan berfirman bahwa nggak seorangpun yang bisa melawan umat-Nya. Sama seperti Dia menyertai Musa, Dia pun nggak akan pernah meninggalkan kita. Sama seperti tindakan si perajin perak yang nggak sedetik pun meninggalkan tempahan peraknya.
Kedua, perak yang dibakar di atas api dibiarkan cukup lama supaya kotoran yang menempel di atasnya terbakar. Dia harus menunggu lama sampai semua kotoran itu terlepas. Saat perak sudah terbakar sempurna, itulah waktunya bagi perajin untuk membentuknya jadi perhiasan yang indah.
Apa yang membuat hidupmu cukup panas saat ini? Apakah kamu merasa terbakar? Aku berpacaya bahwa Bapa Surgawi nggak akan membiarkanmu berada di api itu satu menit lebih lama. Dia bukan Tuhan yang akan menyakitimu. Yang Dia mau adalah untuk mengubahmu menjadi sesuatu yang indah. Sebelum menjadi seperti itu, Dia harus membakar kotoran yang melekat di dalam diri kita. Kalau kotoran itu sudah lepas, Dia akan bisa melihat bayangan-Nya di dalammu.
Tuhan hanya menginginkan yang terbaik dari kita. Tapi untuk mendapatkan hal itu, ya kita harus berani menjalani ujian. Selama kita hidup, kita pasti akan melewati rasa panas untuk tujuan yang baik dan indah dalam hidupmu.
(Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

Note: Apabila Saudara ingin memesan dvd khotbah GBI Danau Bogor Raya bisa menghubungi Sekretariat Kantor Gereja (0251) 8351059)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *