Tuhan Memimpin Dan Memberikan Keputusan Yang Terbaik Bagimu

Ayat Renungan: Ayub 23:10-12“Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, aku menuruti jalan-Nya dan tidak menyimpang. Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.”

Saat kita merasa bingung dan takut mengambil keputusan, atau saat kita merasa kita tidak memiliki kekuatan untuk mengatasi masalah, Tuhan selalu ada untuk memimpin dan memberikan keputusan terbaik bagi kita.

Tuhan memimpin dan memberikan keputusan terbaik bagi hidup kita melalui beberapa cara :

– Melalui Alkitab. Dengan membaca dan memahami firman-Nya, Tuhan memberikan petunjuk dan nasihat bagaimana seharusnya kita hidup.

– Melalui doa. Dengan berdoa dan berbicara kepada Tuhan, kita dapat mengenali suara Tuhan ini sebagai suara hati kita yang menuntun kita kepada keputusan yang tepat dan berkat.

– Melalui orang-orang yang ditempatkan dalam hidup kita. Mereka bisa berupa teman, keluarga, atau bahkan pengkhotbah, yang dapat membantu kita dalam membuat keputusan dan memberikan nasihat bagi hidup kita. 

– Melalui pengalaman-pengalaman kita. Saat kita mengalami suka dan duka dalam hidup, Tuhan pasti ada dan pernah memberikan bimbingan dan pengertian bagi hidup kita, dengan mengingat kebaikan Tuhan yang pernah terjadi dalam hidup kita, membantu kita memahami rencana-Nya dan memimpin kita kepada keputusan terbaik.

Dalam semua cara Tuhan memimpin hidup kita, yang terpenting adalah untuk selalu mempercayai dan meyakini bahwa Tuhan selalu memberikan keputusan terbaik bagi hidup kita. Dalam Ayub 23:10-12 dikatakan, “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, aku menuruti jalan-Nya dan tidak menyimpang. Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.” Inilah harapan dan dukungan yang dapat membuat kita merasa tenang dan damai, dan memimpin hidup kita ke arah kebahagiaan dan berkat.

Action: Ambil waktu untuk merenungkan Firman Tuhan di atas, dan yakini dan imani bahwa janji Tuhan kepada Ayub juga berlaku untuk dirimu.  

Ayat Hafalan: Yohanes 14: 27, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

source: jawaban.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *