“Pura-Pura Baik” Roma 12:9

Berpura-pura baik. Ini bukan semata soal jujur atau berpura-pura. Bukan berarti lebih baik terang-terangan bersikap dan bertindak jahat di mana saja, tapi jika mengira bahwa sikap baik kita di depan orang lain tadi bisa menghapus sikap buruk kita saat sendirian, kita keliru! Allah melihat hati (1 Samuel 16:7).
Manusia bisa tertiou, tapi Tuhan tahu segala isi hati, pikiran, dan perbuatan kita, kapan pun dan di manapun. Penilaian-Nya yang menentukan, bukan penilaian manusia. "Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik." Itulah yang harus jadi prinsip kita. Apakah itu kasih pada sesama atau pada Tuhan, lakukanlah dengan tulus karena jika tidak, kita hanya akan menjadi orang-orang munafik, satu sikap yang sangat Tuhan benci.
Kita bisa berpura-pura baik di hadapan manusia, tapi tidak di hadapan Tuhan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *