top

“Jangan Takut! Sebab Aku Telah Memanggilmu Dengan Namamu Yesaya 43:1”

Renungan Harian, Kamis 14 Desember 2017
"Jangan Takut! Sebab Aku Telah Memanggilmu Dengan Namamu Yesaya 43:1"
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 16; Wahyu 22; Ayub 8-10

Banyak hal yang menakutkan yang tentu membuat kita kadang takut! Seperti baru-baru ini saya menghadapi sesuatu yang saya sangat takutkan, sebuah MRI (Magnetic Resonance Imaging).
Saya nggak begitu tertarik dengan suara mesin yang bising dan memekakkan telinga. Bagiku, itu terlihat seperti hukuman yang kejam dan nggak biasa.
Waktu itu, saya sedang duduk diruang tunggu. Tidakkah mereka tahu bahwa semakin lama saya menunggu, membuatku semakin takut sekali? Hal itu mengingatkan saya tentang lapisan zip di pegunungan Ozark yang menakutkan. Dimana sebuah truk terbuka, ada dua ban di jalan dan dua lainnya menggantung diatas bukit, serta seorang pemandu memberiku topi keras, sarung tangan, dan baju besi dan menahan kabel serta turun kebawah hutan 100 kaki.
Mereka menolak saranku untuk menyarungkanku kedalam bungkusan gelembung yang banyak. Ketika sampai di peron, pemandu menyimpulkan bahwa saya adalah orang yang nggak pernah mengambil lompatan raksasa seperti yang lainnya.
“Saya lebih yakin terbang diudara daripada turun dan menaiki truk lagi,”kataku. Saya lebih baik terbang, ayo terbang! Dengan itu saya memiliki waktu untuk hidup.
Kembali ke ruang tunggu, saya merasionalisasi bahwa kalau saya bisa terbang diudara dengan kabel, saya bisa berbaring di mesin sementara magnet akan mengganggu struktur atom ditubuh saya.
Teknisi itu lalu mengetahui bahwa saya benar-benar takut, dan merasa yakin bahwa saya nggak akan berhasil melewati hal itu. Dia lalu menyarankan agar saya kembali lain waktu saja daripada harus terjadi sesuatu yang butuk. Saya merasa ditandai dengan orang kegagalan karena saya kurang berani dan saya membeci hal itu.
Saya lalu mengundurkan diri dari MRI. Dia lalu memosisikan saya di bagian mesin, dia lalu memegangi saya dan memberi saya sebuah bel untuk memberi peringatan saat saya dalam masalah dan akan mati.
Saya berkata,” Ayo kita fulung.” Mode bertahan mulai menyala saat saya benar-benar berguling ke mesin.
Setiap pemidaian mesin, suara Jackhammer yang keras dan berlanjut dengan getaran yang berbeda. Terdengar seperti sedang baca mantra. Saya ingin tertawa, tapi instruksi menyuruh untuk tidak bergerak. Suara lainnya seperti monoton yang mengulangi kata “percaya percaya.”
Nggak ada yang kebetulan, saat saya berdoa melawan ketakutan saya. Saya benar-benar percaya! Pemindaian terakhir terdengar seperti helicopter. Suaranya sangat kuat sekali, aku hampit menangis saat teringat sebuah helikopter yang luarbiasa naik ke Grand Canyon bersama suami. Tapi karena saya diinstruksikan untuk nggak keluar, tangisan saya pun keluar.
Akhirnya aku bukanlah salah satu orang itu. Jika yang lainnya sudah keluar dan hampir mati, saya sama sekali nggak pernah mendorong bel dan keluar lebih awal. Saya memuji Tuhan akrena keberanian saya untuk bertahan selama 30 menit. Dia mengajari saya bahwa yang perlu saya lakukan hanyalah percaya bahwa ketakutan saya nggak lebih besar daripada kehadiranNya.
Tuhan berkata bahwa kita “dibuat dengan rasa takut dan ajaib dengan kuasaNya.” (Mazmur 139:14)
“Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dasyat dan ajaib; apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.”
Danielpun pasti takut pada singa saat memasuki gua singa.Tapi dia terpesona oleh perlindungan Tuhan dari terkaman si singa.
Ratu Ester pasti takut saat mendekati Raja. Tapi dia terpesona oleh keamanannya dengan Tuhan bukan dengan hak istimewa dari kerajaan.
Daud juga pasti takut saat ia memilih batu untuk membunuh raksasa besar si goliat tersebut atau saat dosa – dosanya yang menyedihkan terungkap. Tapi buktinya dia terpesona oleh kekuatan Tuhan untuk melindungi dan memaafkan kelemahan moralnya. Tuhan menganggapnya sebagai manusia menurut hatiNya sendiri. (Kisah Para Rasul 13:22)
Betapa indahnya kita dibuat dengan rasa takut karena Tuhan menginginkan kita kagum akan Dia. Dia tahu kita tersesat dalam ketakutan yang nyata, dan Dia menjanjikan kasihNya melalui mereka. Tuhan berkata dalam Yesaya 43:1:" Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.”
Bahkan dalam saat-saat ketakutan kita, Dia tidak pernah menolak dan selalu melindungi kita sebab Dia lah yang memanggil nama kita ke dalam hadiratNya.
Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

Note: Apabila Saudara ingin memesan dvd khotbah GBI Danau
Bogor Raya bisa menghubungi Sekretariat Kantor Gereja (0251) 8351059

Post a Comment

Where to find us

Chapel

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur elit sed do eiusmod tempor incididunt.
a
[contact-form-7 404 "Not Found"]