Indah Dalam Kesatuan

Filipi 2:3 

“...hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.”

Roma 12:16

“Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!”

Kesatuan menghasilkan pertumbuhan. Di dalam sebuah pelayanan akan selalu dibutuhkan kesatuan. Ibaratnya seperti beragam alat musik yang kita pakai saat mengiringi sebuah grup musik, ada gitar, ada drum, ada keyboard maupun saxophone. Masing-masing alat musik ini memiliki fungsi dan tujuan dan untuk bisa meghasilkan iringan musik yang indah dan harmonis, setiap alat musik ini harus dimainkan di dalam satu nada yang sama.

Sama halnya seperti alat musik, setiap kita diciptakan dengan keunikan kita masing-masing. Tuhan mendesign kita sebagai makhluk sosial dan ketika kita berada di tengah semua komunitas atau pelayanan, kita perlu mengaktifkan peran sosial untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan orang lain. 

Ada satu nilai yang bisa kita terapkan untuk menciptakan keharmonisan dengan orang lain yaitu memiliki kerendahan hati. Kita perlu tahu bahwa ada kuasa di dalam kerendahan hati. Mungkin kita pernah bertemu dengan orang yang merasa bisa melakukan segalanya tanpa bantuan orang lain karena punya kuasa, uang maupun kepandaian. Tapi kebenarannya, kita akan tetap membutuhkan bantuan orang lain seperti ketika kita sedang sakit dan tak berdaya.

Di dalam pelayanan, kita membutuhkan harmonisasi dan kita tidak menganggap diri kita sebagai sosok yang diurapi Tuhan dan bisa melakukan segala sesuatu sendirian. Tetapi kita perlu belajar merendahan diri, yang artinya kita mengakui bahwa setiap orang punya keunikan masing-masing (Roma 12:16). Dan ketika keunikan ini dipadukan maka akan menghasilkan kekuatan besar untuk mencapai tujuan. Kita bisa menggambarkannya seperti hubungan antara sebuah lembaga pelayanan dengan gereja lokal. Lembaga pelayanan yang memiliki kekuatan akan berhasil mencapai tujuannya ketika bekerja sama dengan gereja lokal sebagai pelaksana. 

Kerja sama yang terjalin diantara kedua pihak ini akan membuat pekerjaan Tuhan lebih mudah dan menghasilkan tuaian yang berlipatganda. Karena itu, kita perlu bekerja bersama-sama, bergandengan tangan untuk pekerjaan Tuhan dimulai dengan merendahkan hati dan mau menerima kekurangan orang lain. 

Mari kita praktekkan dan melihat pekerjaan Tuhan terus berkembang. 

Action: Apakah kamu adalah sosok yang sulit bekerja sama dengan orang lain? Dalam hal apa kamu sering mengandalkan kemampuanmu sendiri? Apa yang bisa kamu pelajari melalui renungan ini?

Ayat Hafalan: 

Filipi 2:3

"...hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.”

Hak cipta @Maria Kaesmetan

source: jawaban.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *