top

“Apakah Manusia Rohanimu Sehat Atau Kurang Gizi?” Yohanes 4:31-32

Renungan Harian, Senin 21 November 2016
"Apakah Manusia Rohanimu Sehat Atau Kurang Gizi?" Yohanes 4:31-32
 
Apakah Anda pernah mengatakan, "Saya belum makan makanan rohani..."? Namun, menemukan diri Anda tidak menyediakan waktu untuk membaca Alkitab sendiri dan bersekutu dengan Tuhan setiap hari? Apakah kita puas dengan berpikir bahwa semua yang kita butuhkan adalah tugas pendeta untuk menyediakan hidangan rohani bagi kita pada hari Minggu pagi atau haruskan kita menyediakan waktu untuk menggali kebenaran Firman Tuhan secara pribadi yang kita dengar di hari minggu atau saat ikut kelompok kecil atau persekutuan?
Sudah saatnya bagi kita semua untuk mengambil tanggung jawab atas pertumbuhan kedewasaan rohani pribadi kita. Kita tidak bisa menyalahkan gereja untuk kekosongan yang kita rasakan. Kita perlu menyadari bahwa apa yang kita dapatkan dari gereja lokal adalah hanya sebagian kecil dari kebutuhan nutrisi rohani kita. Namun untuk bertumbuh sehat kita harus menyediakan makanan rohani sendiri dengan kehidupan doa pribadi,membangun persekutuan dalam keluarga, dan menggali Firman Tuhan setiap hari. Kemudian kita pasti akan melihat perubahan nyata dalam kehidupan rohani kita.
Saya sangat percaya bahwa konseling diperlukan bagi sebagian orang; tetapi tidak untuk setiap masalah. Banyak jawaban untuk masalah hidup sudah ada dalam Firman Allah. Saya telah melihat pendeta dan pekerja gereja hampir kelelahan karena banyaknya sesi konseling. Saya berdoa untuk pendeta saya karena ia mungkin telah kelebihan beban.
Kita menjadi kurang sehat secara rohani, menjadi orang Kristen yang kurang gizi;hal ini terjadi sama seperti saat tubuh kita kurang asupan gisi karena kita makan tidak teratur atau makan makanan yang tidak sehat. Kita perlu melakukan bagian kita untuk mendapatkan asupan gizi kehidupan rohani kita. Para pendeta dan pembicara tamu memberikan pesan dan kita memiliki telinga untuk mendengar apa yang Roh katakan kepada gereja. Kita sedang makan Firman, tapi mungkin masalahnya adalah bahwa kita tidak "mendengar" apa yang dikatakan. Jika kita tidak menghabiskan waktu yang berkualitas dengan Tuhan dalam doa, menyembah, dan memperbaharui pikiran kita dengan Firman, maka kita akan menjadi orang Kristen yang lemah. Hal ini cukup beralasan itu sebabnya kita perlu peka terhadap suara Tuhan, maka kita akan mendengar apa yang Tuhan sedang ingin sampaikan kepada kita secara pribadi dan secara korporat.
Tuhan memberitahu kita kita harus bertumbuh "di dalam Dia." Bacalah kitab Efesus dan Kolose 2 & 3. Pasal-pasal itu bisa diibaratkan sebagai makanan yang "berdaging" dan bisa menjadi protein yang menguatkan manusia rohani kita.
(Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati
Post a Comment

Where to find us

Chapel

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur elit sed do eiusmod tempor incididunt.
a
[contact-form-7 404 "Not Found"]