“Waktunya Untuk Bersih-bersih Gudang” 2 Timotius 2:21

Renungan Harian, Jumat 1 Juli 2016

Waktunya Untuk Bersih-bersih Gudang 2 Timotius 2:21

Beberapa waktu lalu, dengan hati-hati saya membuka pintu gudang saya dengan niat baik untuk membereskan barang-barang yang saya tidak perlukan. Saya melihat ke salah satu kotak kardus, tas yang isinya entah apa, dan banyak barang yang telah beberapa tahun terakhir tidak kita lihat dan gunakan, semua barang yang saya anggap saya tidak bisa hidup tanpanya.

Saya menarik nafas dalam dan menyatakan saya bahwa waktu bersih-bersih saya selesai. Keluar dari sana dan keluar dari pikiran saya.

Kita cenderung suka menyimpan barang, berpikir kita perlu menyimpannya untuk berjaga-jaga kalau saja kita memerlukannya. Pada akhirnya kita menjadi dibebani dengan barang-barang tua. Kita menyimpannya di gudang kecuali pintunya sudah tidak bisa lagi ditutup.

Pikiran kita sama seperti ruang yang menyimpan banyak barang itu, sebuah gudang yang berantakan. Apa yang kita benar-benar kita pertahankan dalam pikiran kita sehingga menghalangi kita untuk mengalami hidup berkemenangan?

Ada banyak sampah yang terabaikan, namun tidak terlupakan yang harus kita buang dari hidup kita. Kita seringkali mengalami rasa sakit yang mendalam, sakit hati, tidak mau mengampuni dan kepahitan. Atau mungkin gudang kita penuh dengan ketagihan untuk diakui, takut dihukum, takut gagal, rendah diri, trauma, rasa sedih dan kehilangan.

Kita harus membawa rasa sakit itu kepada Tuhan. Dia tahu dimana Anda berada, siapa atau apa yang telah menyakiti anda dan mengapa. Dia tidak pernah terkejut dengan apa yang Anda simpan dalam gudang hati dan pikiran kita. Kita tidak bisa menyembunyikan apapun dari Tuhan.

Hari ini adalah waktunya bagi kita membersihkan gudang hati dan pikiran kita. Ini adalah waktunya menjadikan Tuhan prioritas kita. Tuhan ingin berjumpa dengan Anda di hati dan pikiran Anda yang telah bersih.

Dia ingin menerangi setiap ruang hati kita dan memulihkan kehidupan kita.

Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus. ~ 2 Korintus 4:6

Sekalipun kita harus melewati masa-masa yang menyakitkan, Tuhan tetap baik. Dia selalu mengerjakan mukjizat yang akan menjadi kesaksian bagi kita bagaimana kita bisa mempercayai Dia. Mengijinkan Dia masuk kehidupan kita dan membereskan hidup kita yang berantakan akan membawa kita kepada pemulihan dan kemenangan.

(Source : www. jawaban.com)


Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

No Comments Yet.

Leave a comment