Teladan Iman Bagi Sesama

Matius 5:16, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Kisah Para Rasul 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Kita dipanggil untuk hidup menjadi teladan bagi orang lain dan menunjukkan bahwa iman kita pada Kristus memberi kita kepercayaan dan kedamaian yang hanya dapat diberikan oleh-Nya. Tuhan sendiri memberikan kuasa untuk menolong kita menjadi saksi-saksi-Nya. “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8).

Saat kita hidup dalam kebenaran firman Tuhan, hidup kita secara otomatis akan menginspirasi orang lain. Sama seperti disampaikan dalam Matius 5:14, “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.” Kita juga harus memperlihatkan gaya hidup yang sesuai dengan firman Tuhan dan membiarkan Roh Kudus mengendalikan semua hal dalam hidup kita. Dalam keseharian kita, kita dapat menunjukkan kasih dan kebaikan kepada orang lain, serta menolong mereka yang membutuhkan bantuan. Ketika kita berbicara dengan orang lain, kita dapat berbicara dengan kasih dan kesopanan, serta membuka hati kita untuk berbagi tentang kasih dan pertolongan Kristus dalam perjalanan hidup kita.

Hari ini, mari mempersembahkan hidup kita kepada Tuhan dan membiarkan kasih Tuhan bekerja melalui kita sehingga kita dapat menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi orang lain untuk membuka hati mengenal Tuhan dan menemukan kedamaian dan sukacita di dalam Dia.

Action: Perkatakan ayat dalam Roma 1:16 atas dirimu dan ambil komitmen untuk menjadi saksi-Nya bagi sesama.

Ayat Hafalan: Roma 1:16, “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

source: jawaban.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *