“Roh Kudus DiCurahkan Atas Keluarga Lepas Keluarga Untuk Mengerti Tujuan Hidup”

Renungan Harian, Selasa 7 Agustus 2018
"Roh Kudus DiCurahkan Atas Keluarga Lepas Keluarga Untuk Mengerti Tujuan Hidup"

Kita berada di era pentakosta ke 3, dimana Roh Kudus akan dicurahkan dengan dahsyat, denga ekstra ordinary dan itu dimulai dari keluarga-keluarga Kristen. Keluarga Kristen adalah inti dari Gereja dan keluarga adalah institusi yang paling luas. Kenapa? Ketika Adam dan Hawa diciptakan oleh Tuhan, maka mereka harus dijadikan satu, menjadi suami istri. Sejak itulah muncul namanya institusi pernikahan, dan keluarga. Amin! Institusi keluarga ini mulai dari orang tua, anak laki-laki, anak perempuan semua akan dilawat Tuhan! (Yoel 2:28).
Setiap keluarga harus dituntun oleh Roh Kudus untuk dapat menemukan tujuan hidupnya. Apa yg di dapat dari Tuhan untuk dimaksimalkan potensinya (Amsal 29:18a). Dalam arti King James Version Wahyu adalah passion atau mimpi atau tujuan hidup yang sungguh-sungguh sampai akhir hayat, sampai Tuhan memanggil kita. Visi harus terus berlangsung bukan hanya 1 tahun sekali. Visi adalah sesuatu yang sudah direncanakan sampai akhir hayat, sampai akhir hidupnya.
Jika kita tidak punya visi, mimpi, tujuan yang khusus, maka kita akan menjadi liar. Setiap keluarga harus sungguh-sungguh memiliki visi yang jelas. Kita harus mengerti tiga hal tentang tujuan hidup, tentang visi yang Tuhan berikan kepada kita.

1. Tujuan hidup itu hanya dapat kita dapatkan di pikiran Allah sebagai Pencipta seisi dunia.
Tuhan sudah menciptapkan kita, Dia tau persis apa yang sudah dirancangkanNya dan sesuai dengan rancanganNya. Apa buktinya jika itu dari Tuhan? Dia pasti berhasil! Kalau tidak berhasil, tanda tanya! Tanya Tuhan, apakah benar ini visi dan mimpi dari Tuhan yang Tuhan berikan untuk kita. Manusia sungguh-sungguh dirancangkan oleh Tuhan untuk berhasil! Kita tahu itu berhasil ketika kita mau mengerti pikiran Allah. Bagaimana kita mengerti pikiran Allah? Pikiran Allah ada di Alkitab! Ketika kita banyak membaca Alkitab, ijinkan Roh Kudus berbicara dalam hati kita, maka kita akan menemukan apa yang Tuhan inginkan dari kita. Kita harus tau bahwa manusia memiliki 1 tujuan yg harus didasarkan pada Firman Tuhan. Firman Tuhan harus jadi kompas hidup manusia. Kenapa? Karena hidup manusia memiliki satu perjalan yg ujungnya jauh, ujungnya apa? Kekekalan! Artinya tidak dapat dihitung oleh pikiran manusia berapa lamanya. Hidup itu bersifat kekal sehingga kita harus mengerti apa yang sudah dilakukan selama hidupnya ini. Tuhan sudah merangcangkan kita dengan suatu tujuan tertentu dengan visi yang Tuhan berikan pada kita. Tuhan memberikan kita rancangan yang terbaik, masa depan yang penuh pengharapan (Yeremia 29:11) Tujuan hidup adalah kunci untuk kita mendapatkan semuanya!

2. Kita sebagai orang Kristen sudah lahir baru mengenal Tuhan Yesus secara pribadi, kita harus terus mendewasakan kehidupan rohani kita.
Kenapa? Karena Tuhan sudah merancangkan kita untuk dapat melakukan perkara-perkara yang besar bukan perkara yang biasa-biasa! Amin! Manusia paling krusial adalah ketika manusia merasa kondisinya sudah nyaman, sudah puas dengan hidupnya. Kita harus minta hikmat Tuhan bagaimana agar kita dapat berkembang dalam bidang apapun. Sudah berapa kita sungguh-sungguh dalam rancangan Tuhan?
Kita diberikan Tuhan hikmat untuk dapat melakukan perkara-perkara yang besar, kita diberikan Tuhan Roh yang luar biasa, excellent service seperti Daniel alami. Jangan mikir Roh yang biasa-biasa! Roh yang biasa-biasa itu di luar, yang tidak mengerti pikiran Kristus, tapi kita pikiran Kristus kita harus melakukannya dengan mengembangkan talenta kita. Ketika kita tahu bahwa tujuan hidup kita harus mencapai keinginan yang maksimal dalam bidang yang kita kerjakan itu harus kerjakan lebih dalam, lebih sempurna, maksimalkan, jangan asal-asalan!

Semua itu karena kita melakukan rancangan Tuhan bukan rancangan manusia. Hari ini cek diri kita seberapa jauh keberadaan kita, apa yang kita kerjakan dalam rumah tangga kita, bagaimana keberhasilan kita dalam mendidik anak, mendidik cucu (bagi yang sudah memiliki cucu) itu tanggung jawab kita! Jangan merasa puas dengan apa yang kita sudah alami sekarang! Semua maju, harus memiliki satu hasrat, keinginan yang kuat untuk dapat maju. Dalam Roma 17 Kita adalah lebih dari pemenang karena kita mengasihi Tuhan. Apa yang kita kerjakan, itu sebenarnya Tuhan yang melakukannya untuk kita.

3. Visi dari gereja kita adalah 70 cabang, 2.500 kelompok COOL, 50.00 jemaat. Jangan ciut!
Jika Gembala memberikan tuntunan tentang visi, kita harus ikut terlibat, ikut berkontribusi dalam mencapai apa visi yang sudah Tuhan berikan melalui Gembala Sidang kita Pak Rusli. Ini adalah visi tujuan hidup khususnya bagi Gereja, sungguh-sungguh dapat menangkap apa yang Tuhan inginkan dalam kehidupan kita semua. Karena keluarga lepas keluarga adalah inti dari sebuah Gereja dan semua itu sesuai visi dari Tuhan dan Tuhan pasti memberikan kita kemampuan untuk kita berhasil. Amn…!
Ringkasan Khotbah: Pdt. Benny Kohar
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

Note: Apabila Saudara ingin memesan dvd khotbah GBI Danau
Bogor Raya bisa menghubungi Sekretariat Kantor Gereja (0251) 8351059

No Comments Yet.

Leave a comment