“Jenis Tanah Apakah Anda?” Lukas 8:15

Renungan Harian, Jumat 15 Juli 2016
"Jenis Tanah Apakah Anda?" Lukas 8: 15

Jim, seorang anggota baru di pusat rehabilitasi narkoba diberi tugas untuk menanam benih buncis rambat. Karena belum berpengalaman menanam sayuran, dia cepat bosan saat harus menunggu tanaman itu tumbuh.
Setelah berminggu-minggu tidak tampak hasil apa pun, akhirnya Jim melihat tanda-tanda pertumbuhan. Sebelumnya, ia telah menancapkan sebuah tiang sebagai tempat tumbuhan itu merambat. Suatu hari Jim dengan girang berlari ke dapur, membawa buncis segar untuk makan malam. “Wow! Semuanya ini berasal dari benih-benih yang kecil!” serunya. “Aku sungguh belajar banyak!”
Usut punya usut, ternyata Jim tidak hanya belajar tentang bagaimana tanaman itu bertumbuh. Lebih dari itu ia memperoleh cara pandang yang baru: Jika kita bersedia mendengarkan firman Allah dan melakukan apa yang benar untuk alasan yang benar, maka dalam waktu yang tepat hidup kita akan berbuah.
Dalam Lukas 8, Yesus menggunakan perumpamaan untuk mengajarkan bahwa benih firman Allah akan menghasilkan tuaian jika ditanam di tanah yang baik. Namun sebuah benih hanya akan memberi hasil jika tanah tempat ia ditaruh mau menerimanya.
Orang yang membuka hatinya akan mendengarkan firman Allah, menaatinya, dan menghasilkan buah. Sedangkan orang yang menutup hatinya akan mudah dijerat oleh kejahatan, karena ia tidak mengizinkan benih firman Allah berakar dalam hatinya, sehingga hidupnya penuh kecemasan dan godaan.
Firman Tuhan berkata mereka yang mendengar firman tetapi hanya menempatkannya di dalam hati, maka ia tidak akan pernah memberi buah. Firman Allah adalah benih yang baik dan sewajarnya patut ditanam di tanah yang subur dan baik, yaitu hati Anda. Hari ini mari periksa kembali apakah hati Anda adalah tanah yang baik?
Firman Tuhan yang ditanam di dalam hati yang baik, akan menghasilkan buah yang lebat. (Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

No Comments Yet.

Leave a comment