“Meruntuhkan Tembok” Kisah Para Rasul 8:5

Renungan Harian, Sabtu 27 Agustus 2016
"Meruntuhkan Tembok" Kisah Para Rasul 8:5 
Apakah ada tembok yang menghambat dunia Anda? Apakah Anda merasa sedang berdiri di satu sisi yang lain? Dalam Yohanes 4: 9 disebutkan tentang adanya benteng pemisah antara orang Yahudi dan Samaria di sana.
Namun kehadiran Yesus mengubah aturan-aturan kuno tersebut. Dia benar-benar menerapkan aturan yang berbeda. Dia justru menghabiskan waktu berbincang dengan seorang wanita Samaria (baca Yohanes 4: 1-26). Dia menerobos aturan-aturan budaya tabu yang menempatkan sebagian orang terpinggirkan di luar tembok. Dia adalah pribadi yang hendak meruntuhkan tembok pemisah itu.
Itu sebabnya Yohanes mengirim Filipus ke Samaria (baca Kisah 8: 5-7; Kisah 8: 12). Pelayanan penginjilannya membawa kebangkitan besar di seluruh kota Samaria, baik laki-laki dan perempuan akhirnya menerima baptisan. Saat mendengar hal itu, Yohanes dan Petrus datang ke sana untuk menyaksikan kebenaran kabar tersebut. Lalu mereka menumpangkan tangan atas orang-orang Samaria itu dan mereka menerima Roh Kudus (Kisah 8: 15-17).
Pembaharuan yang terjadi di tengah-tengah orang Samaria semata-mata karena pemberitaan tentang Yesus. Yesus menjadi alasan mereka untuk menerima kehidupan yang baru yang berasal dari Allah. Baptisan dan pencurahan Roh Kudus ibarat sebuah kekuatan besar yang berhasil meruntuhkan tembok pemisah yang dibangun orang-orang Samaria yang hidup dalam budaya yang kental dan pengalaman masa lalu yang pahit.
Jadi, jika Anda merasa sedang berada di sisi luar tembok dan merasa tertolak, saat ini buang pikiran itu. Yesus sudah meruntuhkan tembok pemisah. Itu buktinya bahwa tak lagi ada pemisah yang membuat Anda merasa berada di luar tembok. – Max Lucadp
Yesus adalah sosok yang berani meruntuhkan segala tembok-tembok pemisah di antara kita. (Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

No Comments Yet.

Leave a comment