“Menghadapi Perubahan Bersama Tuhan” Mazmur 62: 2

Renungan Harian, Senin 28 November 2016
"Menghadapi Perubahan Bersama Tuhan" Mazmur 62: 2
 
Tanda-tanda perubahan dunia sudah semakin terlihat nyata di sekitar kita. Kita menjalani hari demi hari sesuai rutinitas, yakin bahwa kita berada di tempat dimana kita seharusnya. Namun dunia di sekitar kita terus berubah. Kita tidak lagi hidup di dunia remaja kita, masa-masa itu sudah berakhir.
Kita rindu akan hari tua yang sederhana, aman dan nyaman. Tetapi harapan akan hari-hari itu kelihatannya mustahil. Kadang kala dunia kita berubah seiring dengan kepergian orang-orang yang kita cintai, kehilangan pekerjaan, rumah atau bahkan gereja. Saat kita bangun di suatu pagi, kita juga menemukan ada perubahan yang terjadi secara bertahap. Apa yang harus kita lakukan saat menghadapi perubahan yang berlangsung terus menerus ini? Jawabannya adalah kita hanya perlu pergi kepada pribadi yang tidak pernah berubah. Kita pergi kepada sang batu karang! (Mazmur 62:2)
Yesus adalah batu karang kita. Di dalam Dia kita teguh berdiri. Firman-Nya membimbing kita di tengah perubahan dunia. Dia bisa mengisi keranjang kosong dengan makan siang dan mengenyangkan banyak orang. Dia bisa menenangkan lautan badai, berjalan di atas gunung berapi dan menyelamatkan kita tanpa sedikitpun dari pakaian dan tubuh kita hangus.
Alkitab sudah menubuatkan perubahan dunia yang diikuti dengan perang, gempa bumi, dan kekacauan manusia. Semua hal ini harus terjadi. Tetapi sebagai orang Kristen, kita sudah menerima janji dari Tuhan bahwa Yesus akan datang kembali. Kita harus saling menghibur satu sama lain dengan kata-kata ini (I Tesalonika 4:16-17).
Suatu saat nanti, kita akan berada di sebuah dunia yang baru dan mulia bersama Tuhan. Jadi, teruslah melihat ke atas untuk mendapatkan cara-cara ilahi yang bisa kita pakai untuk menghadapi perubahan dunia saat ini. – Gene Markland
Tuhan adalah pribadi yang tidak akan pernah berubah, sekalipun dunia berubah.
(Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *