Mengenal Allah

Ayat di atas ditulis oleh Rasul Paulus dan merupakan bagian dari menjadi salah satu surat terakhir yang ditulisnya saat di dalam penjara. Surat ini merupakan isi hati Paulus, yang dalam keadaan tersiksa dalam penjara, justru yang menjadi kehendaknya adalah untuk mengenal Allah. Pengenalan terhadap Allah menjadi penentu tindakan dan perbuatan kita, dan hal itu juga yang menjadikan kuasa kebangkitan terjadi dalam kehidupan kita. Pengenalan yang benar akan Allah dari seseorang tidak dapat dilihat berdasarkan lamanya dia menjadi Kristen namun dilihat dari apa yang telah dia perbuat bagi Allahnya selama dia hidup. Jadi, jika kita mengenal Allah yang benar, maka kita mampu hidup seturut dengan Firman Tuhan. Itulah pentingnya kita mempunyai pengajaran Firman tentang Allah yang benar, karena pengajaran yang benar akan diikuti oleh roh yang benar, perbuatan yang benar, dan kuasa yang benar. Pengenalan akan Allah harus berdasarkan motivasi yang benar pula. Ketika motivasi hati kita benar, maka kuasaNya akan diberikan dalam hidup kita secara berlimpah-limpah.

No Comments Yet.

Leave a comment