MENGALAMI KUASA ALLAH YANG TIDAK TERBATAS DI TENGAH KETERBATASAN

Penetapan protokol kesehatan secara ketat telah membuat ruang gerak kita menjadi terbatas. Kita tidak bisa 'bergerak' dengan leluasa sebagaimana sebelum pandemi melanda. Dalam beribadah saja sementara ini kita tidak bisa seperti dahulu, datang ke gereja, mengalami hadirat Tuhan, mengalami jamahan kasih dan kuasa Tuhan dalam ibadah yang membuat kita kembali dikuatkan dan siap menghadapi tantangan dalam keseharian kita. Tapi sekarang?
Jangan kuatir! Allah kita memiliki kuasa yang tidak terbatas. Sekalipun ditengah keterbatasan kita, DIA masih tetap Allah dengan kuasa yang tidak terbatas dan sanggup menjamah kita, mengurapi kita, memberikan kita pertolongan dan kekuatan yang baru. Di masa pandemi ini apa yang kita alami dalam ibadah secara onsite/offline di gereja bisa juga kita alami di rumah. Ada 4 hal yang perlu kita lakukan, yang merupakan bagian untuk kita lakukan:

1. Tetapkan Hati Untuk Beribadah
Tantangan dalam ibadah online adalah, kita bebas mengikuti ibadah kapan dan dimana saja. Jika kita tidak bisa mengikuti secara live streaming, kita bisa membuka rekaman ibadah yang umumnya diunggah di Youtube untuk beribadah. 'Kebebasan' dalam waktu ini rentan menjadi 'kebablasan' karena menunda-nunda waktu untuk beribadah. Karenanya perlu sekali bagi kita untuk menetapkan hati untuk beribadah dengan:
a. Sedapat mungkin usahakan beribadah saat live streaming atau tayang perdana
b. Jangan pernah lewatkan satu hari Minggu pun untuk beribadah. Beribadahlah dengan setia seperti halnya kita beribadah secara setia di gereja setiap hari minggu.
c. Ikuti ibadah secara lengkap, dari awal ibadah sampai doa berkat. fokuslah dalam beribadah, jangan sambil melakukan aktifitas lain yang membuat Anda tidak fokus dalam beribadah.
Kita melakukan semuanya itu bukan karena liturgi semata, bukan karena kewajiban, tapi karen Kita mengasihi TUHAN dengan segenap hati dan jiwa kita.
Ulangan 11:13
Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,

2. Miliki Kerinduan Untuk Berjumpa dengan TUHAN
Kesungguhan dalam beribadah sedikit banyak ditentukan oleh kerinduan kita kepada TUHAN. Jika kita beribadah dengan kerinduan untuk berjumpa dengan TUHAN, maka kita akan beribadah dengan antusias. Mari kita evaluasi diri dengan menanyakan pertanyaan berikut kepada diri kita masing-masing: "Apakah saya dalam beribadah online saya melakukannya dama seperti saya beribadah onsite di gereja?" Jangan-jangan kita hanya melakukan ibadah secara online seperti halnya menyaksikan tayangan Youtube pada umumnya, hanya duduk saja sambil menonton?
Mari kita sungguh-sungguh beribadah dengan kerinduan yang besar kepada TUHAN!
Mazmur 42:1-2
Untuk pemimpin biduan. Nyanyian pengajaran bani Korah. Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.
Mazmur 100:2
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

3. Beribadah dengan Iman
TUHAN Mahahadir. Sekalipun kita beribadah di rumah, TUHAN pasti ada disana! Rasakan dan alami kehadiran-Nya yang menjamah hidup kita. Tangkap pesan dan janji TUHAN dengan iman. Berdoa kepada-Nya dengan iman bahwa kita telah menerima jawaban doa kita dan alami kuasa-Nya yang menyembuhkan, menguatkan, dan menyatakan mukjizat dalam hidup kita. Kuasa TUHAN tidak terbatas, seringkali keterbatasan pikiran kita yang membatasi kuasa Allah bekerja dalam hidup kita. Keterbatasan pikiran bisa berupa ketidakpercayaan, keraguan akan kasih dan karya TUHAN.
Matius 17:20
Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, - maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
Roma 1:17
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."
Keterbatasan tidak dapat membatasi kita untuk mengalami kasih dan kuasa ALLAH yang tidak terbatas!

No Comments Yet.

Leave a comment