“Memiliki Cara Pandang Surgawi” Efesus 1: 4

Renungan Harian, Selasa 15 November 2016
"Memiliki Cara Pandang Surgawi" Efesus 1: 4

Jauh di masa yang lalu, sebelum bumi dipenuhi terang atau angkasa dipenuhi triliunan bintang-bintang, Allah dengan perenungan-Nya memprogram di dalam diri kita masing-masing kode DNA ilahi. Lalu di kitab Pengkhotbah, kita bisa membaca tentang program implantasi paling megah yang dilakukan Allah (baca Pengkhotbah 3: 11).
Dua hal ini membuktikan bahwa kita dibentuk dengan konsep spiritual yang tak terbantahkan dan yang memunculkan dari dalam diri kita sebuah tujuan yang hanya bisa dikendalikan oleh Sang Pencipta.
Sementara pemazmur tahu dengan baik tentang makna memiliki Roh Allah yang memberikan pengertian dalam Mazmur 90: 1-2, “…Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.”
Setiap anak-anak Tuhan dilahirkan dari buah pinggang Bapa Surgawi. Sebelum kita dibentuk, Tuhan sudah menahbiskan siapa orangtua kita dan bagaimana perjalanan hidup kita kelak (baca Roma 8: 29). Kata ‘dari semula’ dalam ayat ini berasal dari bahasa Yunani yaitu proginoskop yang berarti ‘mengetahui dari pengalaman sebelumnya’. Hal ini menekankan bahwa Allah sudah menandai kita.
Warisan rohani yang kita dapatkan menempatkan kita diposisi tertinggi dan kita bahkan telah mendapat tempat di Surga (baca Efesus 2: 6).
Sayangnya, banyak anak Tuhan yang tidak menyadari posisinya. Sebagian dari kita mungkin tidak melihat ada kehidupan dalam diri kita. Kita menjadi seperti burung kecil yang berada di sebuah sangkar dengan pintu terbuka lebar dan tidak mengambil kesempatan itu untuk terbang keluar. Karena kita tidak menyadari bahwa kita sebenarnya bisa terbang.
Penting bagi kita untuk membuka mata iman dan memiliki cara pandang berbeda yang berasal dari Surga. Bahwa kita adalah pribadi yang dipandang berharga oleh Bapa Surgawi. – Missey Butler
Kita adalah biji mata Tuhan yang dibentuk dengan sempurna sesuai dengan gambaran-Nya.
(Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

No Comments Yet.

Leave a comment