top

“Mau Dilatih Menjadi Rendah Hati” 1 Petrus 5:6

Renungan Harian, Selasa 16 Agustus 2016
"Mau Dilatih Menjadi Rendah Hati" 1 Petrus 5: 6
 
Saat Yesus memilih murid-murid-Nya, dia tidak memilih orang-orang yang memenuhi syarat. Tetapi dengan apa adanya, Yesus mempersiapkan mereka dengan cara-Nya sendiri. Begitu pula dengan kita, bahwa Tuhan akan menggunakan segala cara dalam hidup kita agar kita bersedia dilatih. Namun dalam proses ini tak sedikit dari orang-orang yang terpanggil dengan panggilan yang besar justru merasa tidak sabaran dan meninggalkan latihan sebelum waktunya.
Ester harus menghabiskan satu tahun persiapan sebelum dia diijinkan pergi menghadap raja. Di sepanjang 12 bulan itu, dia menjalani proses pemurnian, bahkan sampai bagian kecantikan baik luar dan dalam. Dan Tuhan menggunakan hal itu untuk menyelamatkan bangsanya dari rencana jahat Haman.
Jika Anda merasa belum memenuhi syarat sesuai panggilan Tuhan, jangan tolak latihan yang diberikan Tuhan. Bayangkan bagaimana Tuhan memakai Yusuf sejak mudanya. Awalnya dia bermimpi akan menjadi orang besar. Namun saat itu dia masih sangat muda dan tidak sabaran. Saudara-saudara Yusuf membencinya dan menjual dia sebagai budak. Tetapi Tuhan malah menggunakan situasi tersebut sebagai kesempatan untuk menguji dan melatih Yusuf. Dia harus menghabiskan 13 tahun di penjara untuk sesuatu yang dia lakukan. Tetapi semua yang dilalui Yusuf tersebut adalah proses untuk mempersiapkan dia untuk menggenapi panggilan Tuhan. Yusuf akhirnya menduduki kekuasaan yang diberikan Firaun. Dia ditempatkan dalam posisi tertinggi, bahkan sosok yang memberikan makan banyak orang termasuk ayah dan saudara-saudaranya selama tujuh tahun kelaparan.
Petrus juga mau dipersiapkan oleh Tuhan. Dia adalah sosok yang kuat dan membanggakan. Namun Tuhan harus membuatnya menjadi sosok yang rendah hati sebelum dia menjalankan perannya. Kebanyakan pemimpin yang kuat memiliki banyak bakat alami, tetapi mereka juga dipenuhi dengan kebanggaan diri dan harus belajar bagaimana harus bergantung kepada Tuhan. Mereka harus menempatkan kepercayaan diri mereka kepada Tuhan.
Jadi, penderitaan hidup Anda bisa menjadi keuntungan bagi orang lain. Kekacauan hidup Anda bisa menjadi sebuah pelayanan jika Anda memandangnya dengan positif dan membiarkan segala sesuatu yang terjadi sebagai ujian untuk mempersiapkan Anda di masa depan. Untuk itu mintalah Tuhan menundukkan hati Anda dan menyerahkan diri sepenuhnya untuk mau diproses. – Joyce Meyer
Tuhan tidak memilih orang-orang yang sempurna, tetapi Dia memakai orang-orang yang mau dilatih dan rendah hati. (Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati
Post a Comment

Where to find us

Chapel

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur elit sed do eiusmod tempor incididunt.
a
[contact-form-7 404 "Not Found"]