Janganlah Takut Jadilah Tenang

Memperhatikan situasi seperti sekarang ini, di tengah-tengah Pandemi Covid 19 dengan berbagai perubahan dan kondisi yang terjadi, hampir semua orang mengalami ketakutan: Takut terhadap dampak yang ada, takut jika terjadi krisis ekonomi global sehingga tidak mampu lagi untuk membiayai sekolah anak-anak, tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan sehari-hari, takut mengalami kegagalan, takut menghadapi hari esok dan sebagainya.

Jangan biarkan ketakutan, keragu-raguan dan kebimbangan itu hadir dalam hidup kita, sekalipun nampaknya keadaan kita sedang sangat buruk, sangat tidak baik bahkan tidak ada harapan. Yakinlah dan beranilah, jangan takut sebab Allah selalu menyertai dan siap menolong kita.
Alkitab menyatakan bahwa Tuhan memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban (2 Timotius 1 : 7).
Artinya, rasa takut bukanlah berasal dari Tuhan, karena itu sebagai orang percaya tidak seharusnya kita hidup dalam ketakutan.
Di segala keadaan, bahkan dalam situasi terburuk sekalipun, yakinlah kita tidak bergumul sendirian, ada Tuhan beserta kita dan penyertaan-Nya itu sungguh sempurna. Agar kita tidak takut, senantiasalah dekat dengan Tuhan, sebab " Hanya dekat Allah saja aku tenang, " (Mazmur 62 : 2), hanya Tuhanlah yang dapat memberikan ketenteraman, ketenangan dan rasa aman bagi kita.

Apa yang harus kita lakukan agar kita tidak Takut dan bisa Tenang?
Pertama, Tetap Arahkan Pandangan Kita Pada Yesus, Bukan Pada Masalah.
"Marilah kita terus melakukan Firman-Nya dengan mata yang tertuju pada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan" (Ibrani 12 : 2a)
Masalah hanyalah sebuah bayangan, yang tampaknya besar.
Jika kita memandang pada Yesus maka masalah itu tidak dapat mempengaruhi kita lagi. Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Dia selalu hadir menyertai kita, Dia akan bertindak dalam setiap situasi kehidupan kita untuk menolong kita, menuntun kita, melindungi kita dan memberkati kita. Pertolongan-Nya selalu tepat pada waktunya, dan Ia tidak pernah terlambat menolong kita.

Kedua, Percaya Kepada Firman Tuhan
"Akan tetapi Firman Allah tidak mungkin gagal" (Roma 9 : 6a)
Jangan pernah terpengaruh oleh masalah yang sedang terjadi, sekalipun itu buruk atau kurang baik keadaannya. Pada saat segala sesuatu dalam hidup kita tidak ada kepastian, ingatlah, pada Tuhan ada kepastian, pada Tuhan ada jalan keluar dan jawaban. Firman-Nya adalah jawaban bagi kita, yang harus tetap kita percayai.
Oleh sebab itu sebagai orang percaya kita harus berdiri teguh diatas kebenaran janji Firman Tuhan, sebab Firman-Nya ya dan amin. Jadi dalam menghadapi persoalan hidup ini ingatlah akan janji Firman-Nya yang berkata; "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibrani 13 : 5b)

Ketiga, Harus Hidup Di dalam Doa.
Setelah Yesus melayani orang banyak, memberikan kesembuhan kepada mereka, serta mengadakan mukjizat penggandaan roti
(Matius 14 : 13 - 21) Dia menyuruh semua orang pergi termasuk juga para murid. Kemudian, Yesus pergi ke atas bukit, mengasingkan diri dan berdoa seorang diri. Hal ini menjelaskan bahwa doa merupakan unsur yang penting dalam pelayanan dan hidup-Nya.
Kita harus hidup di dalam doa, karena doa menghalau segala ketakutan dan mendatangkan ketenangan.
" Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat Besar kuasanya " (Yakobus 5 : 16b)

Mari kita berkata bersama-sama hari ini; " Aku Punya Yesus "
Janganlah Takut, Jadilah Tenang.
Hiduplah di dalam Kristus, karena di dalam Dia tidak Ada ketakutan. Janganlah hidup kita dikuasai oleh ketakutan, tetapi bersama Tuhan Yesus kita dapat menguasai ketakutan. (AH)

No Comments Yet.

Leave a comment