Hidup Dalam Tuntunan Tuhan

Kata "dituntun" dalam bahasa asli yang digunakan Alkitab memiliki salah satu arti dipandu, berada bersama, memastikan sampai kepada tujuan. Jika kita memperhatikan arti kata ini kita teringat dengan yang dilakukan oleh seorang pemandu (guide), yang bukan hanya sekedar memberikan petunjuk, mengarahkan dari kejauhan, melainkan ada bersama dengan yang dipandu untuk memastikan yang dipandu sampai kepada tujuan yang ingin dicapai.
Inilah yang TUHAN lakukan dalam kehidupan kita anak-anak-Nya. Dia bukan hanya mengarahkan kita dari kejauahan, melainkan Dia ada bersama-sama dengan kita (Imanuel). TUHAN ingin memastikan kita sampai kepada tujuan kekal yakni berada bersama-sama dengan Dia (Yohanes 14:3). Bukankah ini sangat luar biasa? Disaat banyak orang diluar sana mengalami kebingungan terkait dengan yang sedang terjadi di dunia, kondisi ekonomi yang tidak menentu, namun sebagai anak-anak-Nya, kita tidak perlu kuatir, sebab Ia sendiri yang menuntun kita dan memastikan kita sampai kepada tujuan.
Bagaimana cara TUHAN menuntun kita adalah sangat luar biasa. Perhatikan ayat-ayat berikut:
Mazmur 78:14
"dituntun-Nya mereka dengan awan pada waktu siang, dan semalam suntuk dengan terang api;
TUHAN menuntun kita setiap saat. Dulu bangsa Israel dituntun dengan tiang awan dan tiang api, sekarang umat-Nya dituntun oleh Roh Kudus setiap saat.

Mazmur 105:37
"Dituntun-Nya mereka keluar membawa perak dan emas, dan di antara suku-suku mereka tidak ada yang tergelincir."
TUHAN menuntun kita keluar dari "perbudakan" dengan membawa kekayaan bangsa-bangsa, seperti Israel keluar dari Mesir membawa emas dan perak.

Mazmur 105:43
"Dituntun-Nya umat-Nya keluar dengan kegirangan dan orang-orang pilihan-Nya dengan sorak-sorai."
TUHAN menuntun umat-Nya dengan kegirangan dan sorak-sorai.

Yesaya 40:11
"Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati."
TUHAN menuntun kita sebagai gembala yang baik.

Begitu luarbiasanya bagaimana TUHAN menuntun kita. Apa dampaknya jika hidup kita dituntun oleh TUHAN?
Mazmur 43:3
"Suruhlah terang-Mu dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa ke gunung-Mu yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu!"
Ini yang utama, dimana kita dituntun untuk sampai di gunung kudus TUHAN dan ke tempat kediaman TUHAN. Dia akan menuntun kita sampai pada kekekalan.

Mazmur 78:53
"dituntun-Nya mereka dengan tenteram, sehingga tidak gemetar, sedang musuh mereka dilingkupi laut"
Dengan TUHAN yang menuntun kita, kita tidak akan gentar menghadapi apapun.

Mazmur 107:26-30
"Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur karena celaka; mereka pusing dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk, dan kehilangan akal. Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dikeluarkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, dibuat-Nyalah badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya tenang. Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan dituntun-Nya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka."
Orang yang dituntun TUHAN diberikan kekuatan dalam menghadapi "badai persoalan" apapun. Haleluya!

Bagaimana agar hidup kita senantiasa dituntun oleh TUHAN? Milikilah sikap hati seperti MUSA yang senantiasa meminta penyertaan TUHAN dan tidak akan mengambil keputusan untuk menjalani kehidupan tanpa TUHAN menyertai.
"Maka sekarang, jika aku kiranya mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, beritahukanlah kiranya jalan-Mu kepadaku, sehingga aku mengenal Engkau, supaya aku tetap mendapat kasih karunia di hadapan-Mu. Ingatlah, bahwa bangsa ini umat-Mu." Lalu Ia berfirman: "Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu." Berkatalah Musa kepada-Nya: "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini." (Keluaran 33:13-15).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *