“Hari Kemerdekaan Tuhan” 2 Korintus 3: 17

Renungan Harian, Kamis 8 September 2016
"Hari Kemerdekaan Tuhan" 2 Korintus 3: 17
 
Setiap tahunnya, kita pasti akan merayakan hari kemerdekaan bangsa ini dengan meriah. Beragam kompetisi dan acara hiburan kita temui di mana-mana. Dentuman kembang api bahkan berkumandang di langit. Setelah puas berpartisipasi menikmati hiruk pikuk tersebut seharian, kita lalu pulang kembali ke rumah masing-masing. Begitulah ritual perayaan kemerdekaan yang selalu kita lakukan.
Pada dasarnya, perayaan hari kemerdekaan dibuat sebagai deklarasi kepada dunia bahwa negara tempat kita lahir dan hidup ini sudah merdeka. Kemerdekaan ini adalah tanda bahwa kita sudah dibebaskan dari penindasan besar.
Firman Tuhan juga menyebutkan tentang hari kemerdekaan. Disebutkan bahwa hari kemerdekaan itu adalah harinya Tuhan. Dalam artian, hari kedatangan Yesus Kristus, sang Juruselamat. Ini adalah awal kebebasan nyata bagi umat manusia. Mereka yang percaya dalam Kristus yang mengorbankan diri bagi dosa-dosa adalah orang yang merdeka dan mengalami ‘kebebasan’ dari segala rasa sakit, kecanduan, kebencian dan kejahatan.
Kemerdekaan bisa kita dapatkan saat kita menerima Roh Tuhan (2 Korintus 3: 17). Dia bekerja untuk membimbing, menguatkan, dan menghibur kita. Namun, kita masih akan tersandung dalam dosa selama kita hidup di dunia ini. Untuk itulah, kita memerlukan kehadiran Yesus dan mengalami kebebasan sepenuhnya di dalam Dia.
Kedatangan Yesus yang kedua kalinya adalah hari kemerdekaan besar yang sedang kita nanti-nantikan. Dia akan kembali ke bumi dan menggenapi rancangan-Nya atas hidup kita. Saat hari itu tiba, firman Tuhan menggambarkan bahwa saat itu langit akan dipenuhi dengan malaikat Tuhan dan akan terdengar bunyi sangkakala surga. Dari atas awan akan tampak sinar yang gemilang yang mengikuti Yesus sebagai pemimpin pasukan malaikat surga.
Bayangkan, di hari kemenangan itu kita menyaksikan bagaimana Kristus dan malaikat-malaikat-Nya memukul habis pasukan iblis dan menegakkan keadilan di bumi. Kita sedang menunggu waktu itu tiba. Semua akan terungkap di waktu Tuhan yang sempurna. Hari kemerdekaan Allah akan datang ketika kita mengharapankannya dan kita diperintahkan untuk bersiap-siap seolah-olah waktu itu sudah dekat. Jadi bayangkanlah hari itu terjadi seperti merayakan hari kemerdekaan Indonesia hari ini! – Beth Patch
Hari kemerdekaan yang sebenarnya akan datang, ketika Yesus kembali ke bumi untuk menegakkan keadilan-Nya. (Source : www. jawaban.com)
Selamat beraktifitas, tetap semangat. Tuhan Yesus Memberkati

No Comments Yet.

Leave a comment