Dimana Ada Keteguhan Di Sana Ada Damai Sejahtera

Yesaya 26:3, “Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.”

Kita pasti pernah melihat ombak laut yang bergelombang. Gelombang ini bicara tentang ketidakpastian dan ketidakstabilan. Yang artinya dia bisa bergerak ke kiri dan ke kanan. Bayangkan saat kita berada di tengah gelombang, kita bisa saja tenggelam. Jadi penting sekali kita punya stabilitas atau keteguhan, sama seperti gunung-gunung batu, yang tidak pernah goyah dan tetap teguh. 

Sama halnya seperti iman kita. Kita perlu punya iman yang teguh dalam berbagai keadaan. Entah itu kondisi ekonomi yang sedang krisis, keputusan yang salah, keadaan yang sulit dan keadaan lain yang datang tanpa terprediksi, jika kita punya iman yang teguh maka tak seorangpun yang bisa mengguncangkan kita.  

Firman Tuhan dalam Yesaya 26:3 berkata, “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.” Orang yang percaya kepada Tuhan, hatinya akan teguh. Dengan hati yang teguh, itu menjadi modal bagi Tuhan untuk Dia memberikan damai sejahtera. Jadi orang yang percaya kepada Tuhan, dia itu seumpama kapal yang dilengkapi dengan jangkar yang kokoh. Jangkar ini melambangkan iman kepada Tuhan. Setiap orang yang menaruh iman di dalam Tuhan hatinya pasti akan diteguhkan dan dengan hati yang teguh maka kita akan memiliki damai sejahtera. 

Hari ini, mari memperdalam, memperluas dan memperbesar kapasitas iman kita kepada Tuhan dengan cara mengenal Tuhan setiap hari. Setelah itu, kita perlu mengalami Tuhan di dalam segala hal dalam hidup kita. Perjumpaan dengan Tuhan yang paling mengesankan adalah saat kita mengalami persoalan dan saat kita di tengah kesulitan. Karena dalam keadaan yang tak baik-baik ini Tuhan hadir menunjukkan diri-Nya dan penyertaan-Nya. Dan waktu kita mengalami Tuhan, di situ kita tahu siapa Dia dan seberapa besar kuasa-Nya. Dengan pengalaman itu bisa membuat iman kita semakin teguh di dalam Tuhan. Jadi setiap kali kita mengalami persoalan dan cobaan, jangan cepat-cepat bereaksi atau marah terhadap situasi. Tapi mari menyambut setiap keadaan dengan terbuka karena dengan itu Tuhan membentuk iman kita menjadi lebih teguh.

Action: Hari ini mari bagikan setiap pesan yang kamu dapatkan dari renungan ini kepada minimal 2 orang terdekatmu. Entah pasangan, orang tua, anak, teman maupun komunitas rohanimu. Berikan mereka semangat untuk tetap teguh di dalam iman di tengah situasi apapun yang mereka alami.

Ayat Hafalan: Matius 5:9, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

source: jawaban.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *